Hampir semua kegiatan pemasaran melibatkan promosi. Kebanyakan iklan di berbagai media melibatkan dua unsur, yaitu gambar dan tulisan. Pesan iklan disampaikan dalam gambar dan tulisan. Kata-kata dalam tulisan harus bisa meyakinkan prospek. Namun, tidak semua tulisan bisa meyakinkan pembaca. Berikut rahasia membuat tulisan yang kuat & persuasif, yang dapat memotivasi pembaca untuk bertindak.
Menulis pada seseorang, anda. Coba bandingkan tiga kalimat berikut :
Dalam kalimat ketiga, ketika kata " anda " digunakan, pembaca langsung melihat dan merasakan bahwa dirinya menjadi fokus dari tulisan itu. Jdi pada saat pemasar menggunakan kata " anda ", pembacalangsung merasa disapa dan merasa dirinya menjadi fokus dari pesan pemasaran itu. Dalam pemasaran kita menulis untuk orang kedua, selalu menyebut pembaca dengan sebutan " anda ".
Menerjemahkan keunggulan ( fitur ) ke dalam manfaat. Sebuah fitur merupakan faktatentang anda atau bisnis anda. Manfaat adalah apa yang klien dapatkan bila menggunakan fitur anda. Jadi, tiap kali anda menulis sesuatu dalam dokumen pemasaran, ungkapkan selalu manfat yang anda tawarkan kepada klien. Nyatakan manfaat-manfaat yang anda tawarkan dengan cara apa yang prospek inginkan, rasakan dan lakukan. Ingat, prospek tidak akan menggunakan produk/jasa anda samapai dia tahu apa manfatnya bagi dia.
Menulis dengan penuh antusiasme. Bangkitkan gairah dari pembaca anda dengan kata-kata yang menggerakkan hati mereka untuk bertindak. Pergunakan kata-kata kerja aktif dan tidak menjemukan.
Pilih kata-kata singkat dan sederhana. Tulisan yang padat, singkat dan jelas artinya sangat memiliki kekuatan. Pembaca akan lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan dalam kata yang pendak.
Pergunakan kalimat-kalimat yang singkat, karena akan lebih mudah dimengerti. Pembaca cenderung tidak tertarik dengan kalimat yang berbelit-belit.
Pergunakan paragraf pendek. Tiap alinea tidak lebih dari lima baris, ingat bukan lima kalimat.
Yakinkan pembaca dengan fakta. Anda tidak bisa berharap prospek menggunakan produk/jasa anda jika dia tidak punya informasi-informasi yang dia butuhkan untuk mengambil keputusan. Jadi, jangan pelit membeberkan fakta.
Perlakukan pembaca dengan hormat. Selalu berbicara dengan penuh gairah, pujilah keberhasilan dan keberaniannya. Ketika tersanjung, biasanya orang akan melihat peluang.
Menulis pada seseorang, anda. Coba bandingkan tiga kalimat berikut :
- Bagaimana meningkatkan hasil pemasaran.
- Bagaimana para pemasar meningkatkan hasil pemasarannya.
- Bagaimana anda bisa meningkatkan hasil pemasaran.
Dalam kalimat ketiga, ketika kata " anda " digunakan, pembaca langsung melihat dan merasakan bahwa dirinya menjadi fokus dari tulisan itu. Jdi pada saat pemasar menggunakan kata " anda ", pembacalangsung merasa disapa dan merasa dirinya menjadi fokus dari pesan pemasaran itu. Dalam pemasaran kita menulis untuk orang kedua, selalu menyebut pembaca dengan sebutan " anda ".
Menerjemahkan keunggulan ( fitur ) ke dalam manfaat. Sebuah fitur merupakan faktatentang anda atau bisnis anda. Manfaat adalah apa yang klien dapatkan bila menggunakan fitur anda. Jadi, tiap kali anda menulis sesuatu dalam dokumen pemasaran, ungkapkan selalu manfat yang anda tawarkan kepada klien. Nyatakan manfaat-manfaat yang anda tawarkan dengan cara apa yang prospek inginkan, rasakan dan lakukan. Ingat, prospek tidak akan menggunakan produk/jasa anda samapai dia tahu apa manfatnya bagi dia.
Menulis dengan penuh antusiasme. Bangkitkan gairah dari pembaca anda dengan kata-kata yang menggerakkan hati mereka untuk bertindak. Pergunakan kata-kata kerja aktif dan tidak menjemukan.
Pilih kata-kata singkat dan sederhana. Tulisan yang padat, singkat dan jelas artinya sangat memiliki kekuatan. Pembaca akan lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan dalam kata yang pendak.
Pergunakan kalimat-kalimat yang singkat, karena akan lebih mudah dimengerti. Pembaca cenderung tidak tertarik dengan kalimat yang berbelit-belit.
Pergunakan paragraf pendek. Tiap alinea tidak lebih dari lima baris, ingat bukan lima kalimat.
Yakinkan pembaca dengan fakta. Anda tidak bisa berharap prospek menggunakan produk/jasa anda jika dia tidak punya informasi-informasi yang dia butuhkan untuk mengambil keputusan. Jadi, jangan pelit membeberkan fakta.
Perlakukan pembaca dengan hormat. Selalu berbicara dengan penuh gairah, pujilah keberhasilan dan keberaniannya. Ketika tersanjung, biasanya orang akan melihat peluang.

more